Pengaruh Harmonisasi Keluarga terhadap Perkembangan Jiwa dan Mental Anak dalam Islam

ABSTRAK

Penelitian ini bertolak dari rumusan masalah bagaimanakah pandangan Islam tentang pengaruh keluarga harmonis terhadap perkembangan jiwa dan mental anak, serta faktor-faktor apakah yang mempengaruhi harmonisasi keluarga dalam rangka pembinaan jiwa dan mental anak?
Penelitian ini termasuk penelitian kepustakaan (Library research) dengan metode pengumpulan data yang menggunakan beberapa literatur dengan cara membaca dan menganalisa buku-buku, majalah, serta tulisan yang ada hubungannya dengan pembahasan materi skripsi. Metode Analisis Data menggunakan tekhnik induktif, deduktif dan komparatif.

Hasil penelitian menunjukkan Islam memandang bahwa Pembinaan jiwa dan mental anak dilakukan pertama kali dalam lingkungan keluarga sebagai peletak dasar pendidikan. Untuk mengembangkan aspek rohani anak dengan baik, maka di dalam keluarga harus tercipta keharmonisan dengan jalan setiap anggota keluarga dapat menjalankan fungsi dan perannya, serta dapat menunaikan dan memenuhi hak dan kewajibannya masing-masing. Penciptaan keluarga harmonis dapat tercapai jika anggota keluarga berasal dari individu yang sehat fisik, mental dan jiwanya, yang sekaligus dari keluarga harmonis tersebut dapat menciptakan tatanan masyarakat yang harmonis pula.

Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi penciptaan keluarga harmonis dalam rangka pembinaan jiwa dan mental anak adalah faktor internal yaitu faktor yang bersumber dari dalam lingkungan keluarga seperti harmonisasi hubungan antara anggota keluarga baik ayah, ibu dan anak, memenuhi hak dan kewajiban masing-masing anggota keluarga, memberikan pendidikan agama dan contoh tauladan sejak dini. Sedangkan faktor ekternal yaitu faktor yang bersumber dari luar lingkungan keluarga yaitu masyarakat seperti pengaruh perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi seperti media informasi (radio, TV, internet dan lain-lain)

Untuk memperoleh naskah selengkapnya silahkan pesan disini

0 comments:

Poskan Komentar